Kamis, 17 Maret 2011

Pertobatan mengasihi Alam...

Kasih Kepada Alam Semesta….

Aku melihat keindahanmu, alamku…

Trimakasih alamku, engkau selalu memberi kesejukkan didalam hidupku…
Hijaumu mencerahkan pemandanganku setiap hari, membuat mataku bersinar indah…
Warna-warni  bunga2 dan dedaunan memberikan semangat yang penuh warna dihidupku…
Udara yang sejuk, kicau burung yang bernyanyi, gunung2 dan bukit2, sungai dan langit yang indah..ah betapa indah alamku, engkau tercipta memang untukku….hidupku…keindahanku…kesegaranku…semangatku…sejuta arti bagi hidupku, aku mengasihimu…..
Bahkan ketika aku dapat menikmati keindah laut…terumbu, ikan, tumbuh2an didalam lautan…semua ini membuatku bertambah dekat dengan penciptaku !!

Aku melihat keindahanmu, alamku…Oh , ternyata TIDAK lagi..!!??

Alamku, kekasihku yang banyak memberi arti hidupku….adakah engkau sedang sakit?
Mengapa hijaumu, warna-warnimu sudah sirna,menjadi pucat dan layu ?..mataku tidak bisa cerah kembali juga…
Mengapa udara ini menyesakkan ? Mengapa Burung tidak lagi berkicau? ….adakah engkau benar2 sakit alamku ??, …..beritahu aku kenapa engkau sakit?, adakah yang menyakitimu, menjamahku dengan tidak bertanggungjawab, melukaimu dengan sadis…..? siapa yang telah berbuat ini !!! beritahu aku….
Mengapa aku tidak lagi melihat gunung2 , bukit dan sungai yang jernih…..Mengapa rimbunnya hutan juga sudah tidak kutemui…dimana engkauuuuu alamku….kemana engkau pergi ????....aku rindu padamu alamku…
Mengapa lautku tidak sejernih pada waktu lalu…mengapa keruh begini??....

Aku?  Kau alamku menuduh aku!!??

Alamku menuduhku….sedih sekali!!
Ketika aku tidak peduli terhadap sampah disekelilingku, aku merusak alamku…
Ketika aku menyalakan lampu tanpa mematikannya… kubiarkan AC menyala terus menerus…bahkan betapa banyaknya peralatan elektronik di rumahku…..aku merusak alamku…
Ketika aku menggunakan plastik, bahkan sampai membeli persediaan plastik dirumahku….sesering aku menggunakannya, aku merusak alamku..

Alamku, menuduhku…
Ketika sesamaku menebang pohon untuk keuntungan sekelompok orang…
Ketika sesamaku terus menerus membangun industri ; pabrik; bangunan2 mall yang megah tanpa memperhatikan limbah yang mencemarkan alam..
Ketika sesamaku memperlakukan alam dengan semena-mena……


Ampuni aku alamku, ternyata semua keindahanmu sirna karena kecerobohanku…

Aku sadar bahwa perbuatanku telah mengakibatkan alam tidak lagi berseri, burung tidak lagi berkicau, gunung, lembah dan sungai sudah tidak ada keindahan dan kesejukkan udaranya….bahkan aku, ya….aku sudah mencelakakan sesamaku sehingga bencana alam, tanah longsor, tsunami……semua karena kecerobohanku……aku terlambat menyadarinya ?...betapa jahatnya diriku…..
Ternyata aku bukan saja telah menyakiti alamku….


aku juga menyakiti pencipta alamku, Tuhanku juga….

Aku menyesal….menyesal…menyesal….
Beri aku kesempatan untuk mengasihimu, alamku….supaya ceriamu kembali hadir dihidupku….berjanjilah diriku…berjanjikah alamku….berjanjilah menolong aku penciptaku…





Pertobatan terhadap kesadaran akan alam ciptaanNYA yang juga ada didalam janjiNYA…..

 


Pertobatan Mengasihi Alam

 
Kasih Kepada Alam Semesta….
Aku melihat keindahanmu, alamku…

Trimakasih alamku, engkau selalu memberi kesejukkan didalam hidupku…
Hijaumu mencerahkan pemandanganku setiap hari, membuat mataku bersinar indah…
Warna-warni  bunga2 dan dedaunan memberikan semangat yang penuh warna dihidupku…
Udara yang sejuk, kicau burung yang bernyanyi, gunung2 dan bukit2, sungai dan langit yang indah..ah betapa indah alamku, engkau tercipta memang untukku….hidupku…keindahanku…kesegaranku…semangatku…sejuta arti bagi hidupku, aku mengasihimu…..
Bahkan ketika aku dapat menikmati keindah laut…terumbu, ikan, tumbuh2an didalam lautan…semua ini membuatku bertambah dekat dengan penciptaku !!

Aku melihat keindahanmu, alamku…Oh , ternyata TIDAK lagi..!!??

Alamku, kekasihku yang banyak memberi arti hidupku….adakah engkau sedang sakit?
Mengapa hijaumu, warna-warnimu sudah sirna,menjadi pucat dan layu ?..mataku tidak bisa cerah kembali juga…
Mengapa udara ini menyesakkan ? Mengapa Burung tidak lagi berkicau? ….adakah engkau benar2 sakit alamku ??, …..beritahu aku kenapa engkau sakit?, adakah yang menyakitimu, menjamahku dengan tidak bertanggungjawab, melukaimu dengan sadis…..? siapa yang telah berbuat ini !!! beritahu aku….
Mengapa aku tidak lagi melihat gunung2 , bukit dan sungai yang jernih…..Mengapa rimbunnya hutan juga sudah tidak kutemui…dimana engkauuuuu alamku….kemana engkau pergi ????....aku rindu padamu alamku…
Mengapa lautku tidak sejernih pada waktu lalu…mengapa keruh begini??....

Aku?  Kau alamku menuduh aku!!??

Alamku menuduhku….sedih sekali!!
Ketika aku tidak peduli terhadap sampah disekelilingku, aku merusak alamku…
Ketika aku menyalakan lampu tanpa mematikannya… kubiarkan AC menyala terus menerus…bahkan betapa banyaknya peralatan elektronik di rumahku…..aku merusak alamku…
Ketika aku menggunakan plastik, bahkan sampai membeli persediaan plastik dirumahku….sesering aku menggunakannya, aku merusak alamku..

Alamku, menuduhku…
Ketika sesamaku menebang pohon untuk keuntungan sekelompok orang…
Ketika sesamaku terus menerus membangun industri ; pabrik; bangunan2 mall yang megah tanpa memperhatikan limbah yang mencemarkan alam..
Ketika sesamaku memperlakukan alam dengan semena-mena……

Ampuni aku alamku, ternyata semua keindahanmu sirna karena kecerobohanku…

Aku sadar bahwa perbuatanku telah mengakibatkan alam tidak lagi berseri, burung tidak lagi berkicau, gunung, lembah dan sungai sudah tidak ada keindahan dan kesejukkan udaranya….bahkan aku, ya….aku sudah mencelakakan sesamaku sehingga bencana alam, tanah longsor, tsunami……semua karena kecerobohanku……aku terlambat menyadarinya ?...betapa jahatnya diriku…..
Ternyata aku bukan saja telah menyakiti alamku…. 

aku juga menyakiti pencipta alamku, Tuhanku juga….

Aku menyesal….menyesal…menyesal….
Beri aku kesempatan untuk mengasihimu, alamku….supaya ceriamu kembali hadir dihidupku….berjanjilah diriku…berjanjikah alamku….berjanjilah menolong aku penciptaku…



Pertobatan terhadap kesadaran akan alam ciptaanNYA yang juga ada didalam janjiNYA…..



Rabu, 16 Maret 2011

Pencobaan Tuhan Yesus Riil?

 MATIUS  4:1-11

Pencobaan seringkali dilihat dari sisi negatif saja, padahal kalau mau jujur bisa dlihat secara positif, misalnya menunjukkan indikasi dari keberadaan iman seseorang.  Perhatikanlah ketika anda dicobai /diuji dalam hidup, reaksi iman saudara sangat menentukannya!.Bicara Pencobaan Tuhan Yesus tentu sangat BERBEDA dengan pencobaan manusia.  Seringkali kita langsung mengaplikasikannya dengan diri kita sendiri tanpa tahu maksud teks dan konteks ditulis !! SANGAT BERBEDA, DIA dicobai padahal DIA ALLAH, sedangkan kita dicobai krn pelanggaran,dosa, dan segala keburukkan hidup kita ! namun demikian teks ini pasti mempunyai arti bagi kita pembaca saat ini, untuk itulah dituliskan.  Apa maksud pencobaanNYA? Bukankah DIA Tuhan? …Apa maksud Matius menuliskannya?  Tentu menunjukkan Mesias yang dijanjikan memang kini hadir ditengah umatNYA, sudah terbukti! Salah satunya dengan melihat teks ini .
 Pencobaan = Yesus adalah ALLAH sejati dan MANUSIA sejati !
Di Injil Lukas 4: 13  dikatakan Sesudah Iblis mengakhiri semua pencobaan itu, ia mundur dari pada-Nya dan menunggu waktu yang baik.  Penjelasan teks ini menunjukkan bahwa pencobaan Tuhan Yesus adalah pencobaan yang riil adanya, mengapa iblis menunggu waktu yang tepat dan baik ?? (menyangkal akan penolakkan terhadap pencobaan yg tdk riil !).  Ketika Tuhan Yesus mengambil rupa manusia, IA memang merendahkan diriNYA dan rela dibatasi oleh keberadaan sebagai manusia sejati (tanpa dosa),  namun demikian IA tidak meninggalkan ke-ilahianNYA yang ada di dalam diriNYA (DIA menanggalkan, dan tidak mungkin meninggalkan keilahianNYA)
Pencobaan ini menunjukkan ALLAH sejati dan MANUSIA sejati.  Yesus berada di posisi kebutuhan yang sangat akan rasa lapar, haus sebagai mana manusia pada umumnya, berarti ia bisa dicobai tetapi tidak jatuh ke dalam dosa karena keilahianNYA.  Iblis tahu akan posisi Tuhan Yesus ini, ia tidak kenal waktu dan lelah untuk menyerang dan menggoda TUHAN Yesus, ia selalu tidak putus asa untuk mencari celah dan peluang “menjatuhkan” dari kerelaanNYA menjadi manusia sejati !   Oleh sebab itu Iblis menggunakan kata-kata “jika Engkau Anak ALLAH” bukan “karena engkau manusia “ yang menyatakan keilahianNYA yang ia mau supaya lebih ditonjolkan dan melawan keterbatasan sebagai manusia !  Iblis tahu persis bahwa Tuhan Yesus mampu melakukan apapun karena DIA Allah, dia ingin Yesus menyatakannya bukan dengan maksud meninggikan keilahianNYA, tetapi menunjukkan ketidaktaatan TUHAN YESUS kepada keterbatasan sebagai manusia !
Aplikasi : Tuhan Yesus memang ALLAH yg menjadi manusia.  DIA tahu semua penderitaan manusia, karena itu IA mengerti kesusahan manusia!!
Pencobaan : Tuhan Yesus memenuhi KETAATAN  (band. Adam Pertama dan Bangsa Israel)
“Lalu Iblis meninggalkan Dia, dan lihatlah, malaikat-malaikat datang melayani Yesus”
Apa sebenarnya pengharapan dari keselamatan manusia ?  Jika pada masa PL, kita mengenal Adam sebagai manusia pertama, manusia yang seharusnya dapat diharapkan memenuhi akan ciptaan ALLAh, yang sempurna karena memang diciptakan sangat baik; serupa dengan gambar ALLAH; dikarunia berbagai berkat dan anugerah; hidup di taman Eden yang indah dan hidup berelasi dengan ALLAH secara langsung-  Adam pertama ini telah gagal untuk menjadi ciptaan yang dapat memuliakan ALLAH, tentunya juga gagal dapat menjadi teladan bagi manusia lainnya; semua karena DOSA yang sudah masuk dalam kehidupan manusia !!  Allah memilih kembali ISRAEL, suatu bangsa yang dipilih .  Pemilihan ini tentunya bermaksud bangsa Israel dapat menjadi contoh bagi bangsa2 lainnya; Israel dipenuhi dengan janji ALLAH sebagai umatNYA yang mendapatkan hak-hak khusus.  Apakah bangsa ini berhasil menjadi cermin dan teladan?  Israel telah gagal – kerajaannya (722) terpecah menjadi utara dan selatan; hidup seringkali dalam krisis (pemerintahan,moral, iman dan keteladanan).  Israel telah gagal membawa manusia mengenal akan ALLAH !
Ketika dalam pencobaan di padang gurun, ditengah kesengsaraan kemanusiaan yang hebat, TY tampil sebagai pemenang yakni dengan penollakkannya terhadap segala yang ditawarkan si jahat !  karena itu iblis segera pergi daripadanya, dan malaikat –malaikat datang melayani TY !  Disinilah harapan manusia kembali bangkit !! Yesus oknum satu2nya yang dapat MENOLAK serangan kuasa jahat,KetaatanNYA membuktikan IA harapan dunia dan keselamatan Manusia ! Adam pertama telah gagal; Adam kedua telah menggenapi akan ketaatan kpd ALLAH !!
Aplikasi : Kemenangan Kristus memberi teladan dan harapan kemenangan umatNYA atas pencobaan /ujian.  DIa mencontohkan diri sebagai manusia, maka DIA memberi harapan mereka yang sedang ada dalam pencobaan!
Pencobaan : Sikap dan Keteladan Tuhan Yesus
Perhatikan  ayat 4,6,8,9.
Menurut teory maslow pada hierarkhi of needs, manusia mempunyai beberapa tingkatan kebutuhan .  Hampir seluruh kebutuhan2 itulah yang dalam pencobaan Tuhan Yesus diserang oleh iblis, yakni kebutuhan fisik (lapar ), kebutuhan dihargai krn prestasi dan aktualisasi diri ( Bukankah TY dicobai untuk DIA dapat menunjukkan keberadaanNYA sebagai ALLAH yang berkuasa dan memiliki kemampuan melebihi manusia lainnya, tetapi DIA tetap memilih utk taat kepada keterbatasanNYA sebagai manusia). 
Iblis menawarkan apa yang sangat dibutuhkan manusia, ia tahu kelemahan setiap kita.  Tidak heran jika ada anak Tuhan terlibat hutang besar (menggunakan credit card) karena memenuhi kebutuhan / nafsu fisiknya semata-mata.  Atau ada anak Tuhan yg haus akan kedudukkan, kuasa sampai tidak memiliki etika yg benar untuk mencapainya.   Semua kita mempunyai potensi besar untuk dapat jatuh dalam pencobaan !  Mungkin bukan menggunakan uang orang lain, tetapi jika menghamburkan uang dgn tdk bertanggungjawab padahal kita adalah bendaharaNya, juga jatuh dalam pencobaan bukan?...Mungkin kita tdk korupsi, tetapi jika kita terus berinvestasi /mengumpulkan bagi dirinya sendiri, sedangkan banyak orang hidup miskin, kelaparan..bukankah kita jatuh dalam pencobaan ?
Tuhan Yesus menolak semua itu dengan “ada tertulis”…itu berarti Firman Tuhan memberi kemampuan yang handal untuk menolak pencobaan.  Tuhan Yesus juga memberikan manusia teladan karena IA mengangkat harkat dan martabat manusia bukan dibawah makanan /fisik; bukan dibawah kekuasaan /kedudukkannya tetapi dikembalikan dibawah Penciptanya, melalui firmanNYA !
Bagaimana supaya kita bisa melawan semua pencobaan ?  Pelajaran teks hari ini adalah :
  • Tuhan Yesus memperhatikan dan turut prihatin dengan hidup kita !
    Tuhan Yesus memberi kuasa supaya kita menang atas pencobaan, karena kemenanganNYA
    Tuhan Yesus memberi teladan untuk mempersenjatai diri dengan FirmanNYA…
 

 

Selasa, 15 Maret 2011

Puasa Kristiani: Perlu Dilakukan??

PL dalam bahasa ibrani, puasa mempunyai arti “merendahkan diri.”  Orang Ibrani berpuasa pada hari pendamaian (Im. 16:29,31; 23:27-32; Bil.29:7).  Puasa ada yang ditetapkan secara bersama-sama dan ada yang memang dilakukan secara perorangan, hal ini menunjukkan secara lahiriah adanya dukacita dan pertobatan (Est. 4:3; Maz. 35:13-14; Yun.3:5-8).  Kegunaan puasa dalam pada masa PL adalah untuk memperoleh bimbingan dan pertolongan Allah (Ul. 9:9; Ezr. 8:21-23), namun tanpa tindakan hati yang rindu dalam kesungguhan maka puasa tidak ada artinya (Yes. 58:5-12; Yer. 14:11-12).

PB masih terlihat kesan adanya penggunaan puasa di beberapa bagian, spt: orang farisi ketat berpuasa senen dan kamis (Luk. 18:12); orang yahudi kerap kali melakukan puasa, contohnya Hana (Luk. 2:37); Yesus berpuasa 40 hari menjelang persiapan pelayananNYA ( Mat. 4:2 band. Puasa Musa Kel. 34:28; dan Elia di 1Raj. 19:8); Di Kisah para rasul 13:2-3 dan 14:23 berpuasa juga dilakukan sebelum pemimpin memilih utusan Injil dan para tua-tua; Paulus terlihat sepertinya memiliki aktivitas berpuasa (2 Kor. 6:5; 11:27). Tuhan Yesus memberi penjelasan dan mengajarkan bahwa berpuasa adalah berhadapan dengan ALLAH, dan bukan berhadapan dengan manusia (seperti terlihat saleh atau menjalankan ritual keagamaan) di Matius 6:16-18


Apakah Puasa dianjurkan bagi Umat Kristiani?

Alkitab memang cukup banyak mecontohkan hal-hal mengenai berpuasa, baik di PL dan PB, namun Alkitab tidak menganjurkan secara jelas bahwa berpuasa menjadi keharusan bagi umat kristiani.  Bahkan di beberapa bagian lain makna berpuasa menjadi suatu teguran karena berpuasa tidak bermaksud untuk tuntutan memperoleh sesuatu (Yes. 58:3); atau agar Tuhan berkenan akan permohonan umat (Yes.58:5), atau juga malah upaya-upaya yang menunjukkan kesalehan menutupi kemunafikkan, dimana kehidupan yang sesungguhnya kepada pembenaran diri dan jauh dari pertobatan (Luk. 18:12; Mat. 16:16; Za.7:5). Sekalipun demikian, berpuasa juga tidak dilarang , karena jika dilakukan dengan cara yang benar tentu mempunyai makna rohani. Intinya berpuasa boleh dilakukan dengan cara yang benar, dimana tertuju kepada kehendak ALLAH, merendahkan hati dan pertobatan.  Berpuasa masih dilakukan dalam pergumulan-pergumulan khusus umatNYA (Mat. 17:21; Mrk.9:29; Mrk.2:20). Puasa tidak dijadikan legalistik/ ritual keagamaan yang dilakukan sekedar sebagai kewajiban.  Oleh sebab itu dalam kitab Yesaya diingatkan makna puasa batiniah adalah memperhatikan sesamanya. Yes.58:6-7

Apa beda puasa umat Kristiani dan umat kepercayaan lainnya? 
  • Puasa bukan lagi anjuran memenuhi ritual keagamaan /kewajiban agamawi karena penebusan Tuhan Yesus sudah menggenapi kewajiban /syariat hukum taurat dan upaya-upaya penyelamatan yg dilakukan dari diri manusia (sunat, korban, puasa, sabat,dll).
  • Puasa bukan ditujukan untuk memenuhi keinginan-keinginan sendiri, memohon Tuhan atas tuntutan-tuntutan tertentu, menunjukkan kesalehan hidup kepada orang lain, dll  Puasa diarahkan karena umatNya merindukan pergumulan-pergumulannya menang sesuai kehendak TUHAN, puasa lahir karena pertobatan dan kerinduan pribadi , dan merendahkan diri dihadapan ALLAH.
  • Puasa bukan saja terlihat kepada hal-hal lahirian, tetapi juga disertai puasa dalam hal-hal batiniah ( menghindari ketamakkan diri, tidak menindas sesama, tidak melakukan kekerasan, memberikan hak sesamanya, dll)
  • Tidak ada pengaturan waktu yang seragam sehubungan dengan jam-jam makan, buka puasa, larangan-larangan makan dan minum tertentu.  Hal-hal ini dapat disepakati secara pribadi dan kesungguhan masing-masing (perhatikan penjelasan diatas).  Fokuskan kepada perubahan diri untuk mengikuti kehendak dan teladan TUHAN (disediakan buku renungan yang melengkapi pergumulan umat), merendahkan diri, menyediakan waktu lebih “dalam” berkomunikasi dengan TUHAN
Bagaimana Cara berpuasa yang benar  ( bentuk aktivitas selama berpuasa)?
  • Jemaat dapat mempersiapkan hati dan kerinduannya untuk memiliki kerinduan hidup berkenan dihadapan TUHAN.  Hal ini yang paling utama !
  • Jemaat dapat menyediakan waktu berkomunikasi dengan TUHAN secara rutin, secara pribadi dan tidak tergesa-gesa dengan kesibukkan rutin.  Pergunakanlah buku renungan yang sudah disediakan !
  • Jemaat memiliki komitment pribadi untuk tidak makan dan minum seperti biasanya dalam jangka waktu tertentu setiap harinya, sesuai kesepakatan pribadi (hal-hal lahiriah ini hanya “alat” untuk mengingat kerinduan akan ALLAH lebih dari sekedar makan dan minum )
  • Selebihnya aktivitas-aktivitas jemaat dilakukan seperti biasanya, dengan terus belajar menjadi saksiNYA dimanapun berada.
Selamat Melatih Kedisiplinan Spiritual untuk memiliki kepekaan akan kehendakNYA :))

Gereja, Prapaskah dan Covid-19 ( jatim darurat bencana covid 19, 20 maret 2020) Masa Prapaskah 2020 diiringi dengan situasi ...